Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa perbedaan Asuransi Kesehatan dan Asuransi Jiwa? jangan asal memilih tanpa memahami

Kita mungkin sering mendengar atau bahkan sering mendapatkan tawaran untuk membeli produk asuransi. Saking seringnya terkadang kita malah menjadi bingung karena yang produk ditawarkan sepintas mirip tapi memiliki manfaat yang berbeda-beda.


Diantara produk asuransi yang sering ditawarkan antara lain adalah asuransi jiwa dan kesehatan. Keduanya mungkin hampir mirip jika kita tidak benar benar tau manfaat apa yang ditawarkan dari masing-masing jenis asuransi tersebut. Bahkan banyak masyarakat awam yang menganggap sama kedua produk asuransi tersebut.

Agar tidak salah pilih, mari kita coba pahami bersama satu persatu perbedaan antara asuransi jiwa dan asuransi kesehatan. Ada berapa poin penting yang menjadi perbedaan dari kedua manfaat asuransi jiwa dan asuransi kesehatan yang bisa kita jadikan acuan dalam menentukan pilihan.

4 poin penting Perbedaan asuransi jiwa dan asuransi Kesehatan.

1. Risiko yang ditanggung

Asuransi kesehatan adalah salah satu produk asuransi yang menawarkan pertanggungan biaya pengobatan ketika pemegang polis (anda yang terdaftar di Asuransi) mengalami gangguan kesehatan mulai dari kejadian sakit sampai kecelakaan.

Apa saja yang ditanggung oleh pihak penerbit asuransi kesehatan? Pemilik polis asuransi akan mendapatkan manfaat biaya pengobatan mulai dari rawat jalan, rawat inap, biaya medis dan perawatan dokter, bahkan hingga biaya operasi akan ditanggung sesuai perjanjian yang tertera di klausal awal polis asuransi anda.

Sedangkan untuk asuransi jiwa pertanggungan kepada pemegang polis asuransi akan diberikan jika terjadi kejadian cacat permanen, kelumpuhan seumur hidup, sampai kejadian meninggal dunia.

Besarnya nilai pertanggungan akan diberikan sesuai perjanjian yang tertera di perjanjian awal dan akan diberikan kepada ahli waris yang ditunjuk pada perjanjian awal asuransi jiwa.

2. Berdasarkan manfaat dan tujuan asuransi 

Yang berikutnya yang perlu anda pelajari saat akan menandatangani sebuah perjanjian asuransi adalah terkait manfaat dan tujuan asuransi yang akan anda pilih. 

Berikut ini adalah perbedaan antara asuransi jiwa dan asuransi kesehatan jika dilihat dari manfaat dan tujuannya :
Manfaat dan tujuan asuransi kesehatan :
  • Layanan rawat jalan, yang meliputi biaya dokter, obat dan laboratium jika diperlukan.
  • Namun biasanya penyedia layanan asuransi kesehatan akan memberikan limit atau batasan nilai klaim sesuai premi yang dibayarkan oleh peserta asuransi.
  • Layanan rawat inap, biaya yang ditanggung oleh pihak penyedia asuransi untuk layanan rawat inap antara lain adalah biaya perawatan dokter, biaya kamar, biaya persalinan, biaya operasi dan biaya-biaya lain yang keluar selama masa rawat inap. Fasilitas pengobatan seperti kelas kamar atau kelas pelayanan pasien dan  jumlah nilai klaim keseluruham biasanya akan Menyesuaikan dengan nilai premi yang dibayarkan.
  • Biaya penanganan kecelakaan, penyakit kritis atai kejadian lain yang mengancam jiwa peserta asuransi juga ditanggung oleh penyedia asuransi kesehatan.

Manfaat dan tujuan asuransi jiwa
Perbedaan manfaat dan tujuan pada asuransi jiwa adalah ditujukan untuk melindungi pemegang polis asuransi dari beberapa kejadian berikut ini :
- sebagai tabungan hari tua
- sebagai manfaat apabila terjadi kejadian cacat permanen atau kelumpuhan menahun.
- Kejadian meninggal dunia, manfaatnya akan diberikan kepada ahli waris yang ditunjuk.

Dapat disimpulkan secara keseluruhan bahwa untuk asuransi kesehatan, manfaat akan dapat dirasakan langsung oleh pemilik polis atau nama yang terdaftar di polis asuransi, sedangkan untuk asuransi jiwa manfaat klaim bisa dirasakan oleh ahli waris sehingga saat terjadi sesuatu dengan pemilik polis, ahli waris bisa tetap memiliki perlindungan pendapatan.


3. Pembayaran polis

Seperti yang sudah sedikit kita bahas di atas, perbedaan manfaat antara asuransi jiwa dan asuransi kesehatan terletak pada pembayaran polis atau manfaat yang menerima polis asuransi.
Pada Asuransi jiwa, polis diberikan kepada ahli waris jika nasabah meninggal dunia,mengalami cacat atau lumpuh. Sehingga ahli waris mendapatkan perlindungan secara finansial.

Sedangkan pada asuransi kesehatan, manfaat di berikan atau dirasakan langsung oleh nasabah yang namanya tercantum di polis asuransi.

Itulah beberapa manfaat dan tujuan yang membedakan antara asuransi jiwa dan asuransi kesehatan. 

Semoga setelah mendapatkan informasi ini kita bisa lebih mantap dan tepat dalam memilih asuransi yang sesuai dengan tujuan dan manfaat dari mendaftar jenis asuransi yang kita pilih.


Posting Komentar untuk "Apa perbedaan Asuransi Kesehatan dan Asuransi Jiwa? jangan asal memilih tanpa memahami"